Home » Analisis » Evaluasi Hasil Belajar

Evaluasi Hasil Belajar

This slideshow requires JavaScript.

oleh Muhamad Khotib (guru SMA Muhammadiyah 1 Sekampung Udik – Lampung Timur)

Perubahan tingkah laku yang dimiliki peserta didik sebagai hasil dari proses pembelajaran harus dilakukan evaluasi untuk melihat apakah perubahan tingkah yang ditampilkan oleh peserta didik sudah sesuai atau belum dengan yang diharapkan. Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik (Depdiknas, 2007: 1).

Sedangkan menurut Mehrens & Lahman dalam Purwanto (2006: 3) evaluasi adalah suatu proses merencanakan, memperoleh dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif keputusan. Karena merupakan proses maka evaluasi terjadi secara bersamaan dengan proses pembelajaran. Semua informasi yang dihasilkan dalam evaluasi merupakan informasi yang menggambarkan hasil pembelajaran dan proses pembelajaran.

Menurut Sudijono (2008: 30) evaluasi terhadap hasil belajar setidaknya mencakup dua hal yaitu: evaluasi pencapaian peserta didik terhadap tujuan khusus dan evaluasi pencapaian peserta didik terhadap tujuan umum pengajaran. Evaluasi hasil belajar dapat terlaksana jika menggunakan tiga prinsip dasar berikut:            (1) prinsip keseluruhan, (2) prinsip kesinambungan, dan (3) prinsip objektivitas. Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dalam rangka menilai ketercapaian peserta didik terhadap indikator atau kriteria yang telah ditentukan disebut evaluasi hasil belajar.

Menurut pendapat Hamalik (2006: 159), evaluasi hasil belajar adalah keseluruhan kegiatan pengukuran (pengumpulan data dan informasi), pengolahan, penafsiran dan pertimbangan untuk membuat keputusan tentang tingkat hasil belajar yang dicapai oleh peserta didik setelah melakukan kegiatan belajar dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Setidaknya ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam menilai hasil belajar peserta didik  yaitu: (1) Penilaian pendidikan ditujukan untuk menilai hasil belajar peserta didik secara menyeluruh baik kognitif, psikomotor dan afektif. (2) Hasil penilaian pendidikan digunakan untuk menentukan pencapaian kompetensi peserta didik yang digunakan untuk memberikan pelayanan pembelajaran individual pribadi peserta didik. (3) Penilaian yang dilakukan oleh pendidik terutama ditujukan untuk peningkatan prestasi belajar dan pengembangan pribadi peserta didik. (4) Penilaian yang dilakukan secara berulang dan kontinyu untuk memperoleh data yang lebih akurat yang dijadikan dasar pengambilan keputusan secara umum.

Menurut Depdiknas (2007: 4) penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut:

1)        sahih, berarti penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur.

2)        objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai.

3)        adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender.

4)        terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.

5)        terbuka, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan.

6)        menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik.

7)        sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku.

8)        beracuan kriteria, berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan.

9)        akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya

Daftar Bacaan
Arikunto, Suharsimi. 2009. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi), . Jakarta: Bumi Aksara
Depsiknas. 2010. Panduan Analisis Soal. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMP.
Ebel and Frisbie. 1991. Essentials of Educational Measurement Fifth Edition. Yew Jersey: Prentice Hall Inc.
Surapranata, Sumarna. 2004. Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil – Implementasi Kurikulum 2004. Jakarta: Rosda Karya Bandung.

About these ads

7 Comments

  1. arezi says:

    Assalamualaikum…siang pak…. kalo boleh minta contoh program remedial dan pengayaan dwong pak…. semoga aja bisa….. ke arezi2488@gmail.com trima kasih sebelumnya…

  2. Martinus says:

    Malam pak terima kasih atas responnya. Maaf pak, file yang masuk ke email sya ini kok gak bisa diunduh ya pak? Gimana caranya ya Pak? Mohon kinfirmasinya ya?

  3. Ass.
    Mohon informasi contoh program analisis dan hasil ulangan, kirimkan ke e-mail : smpnegeri14tng@yahoo.com.
    Kami sangat membutuhkannya. Terima kasih.
    Wass.

    • emka says:

      Wass, terima kasih atas kunjungannya pada web kami. Analisis Butir Soal yang kami kembangkan menggunakan program Simpel PAS. Contoh program Bapak bisa menghubungi Bp. Caswani di SMPN 4 Tangerang.

Silahkan Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,192 other followers

%d bloggers like this: