Simpel PAS

Home » Analisis » Analisis Soal

Analisis Soal

This slideshow requires JavaScript.

oleh Muhamad Khotib (alumni pasca tp unila 2011/guru SMA Muhd. 1 Sekampung Udik – Lampung Timur)

Menurut Arikunto (2009: 205), analisis butir soal adalah suatu prosedur yang sistematis yang dilakukan pada butir soal, yang akan memberikan informasi-informasi yang penting dan khusus terhadap butir soal yang dibuat. Perlakuan yang diberikan kepada soal yang digunakan dalam sebuah tes merupakan sebuah keharusan untuk dilakukan agar pendidik mendapatkan informasi yang berguna untuk perbaikan pembelajaran. Soal adalah alat untuk mengukur sebuah kompetensi yang menjadi tujuan dari pembelajaran. Karakteristik soal yang digunakan untuk sebuah pengujian merupakan sebuah keharusan bagi peneliti untuk diketahui agar penilaian terhadap yang diteliti dapat dipertanggungjawabkn.

Menurut Ebel dan Frisbie (1991: 225) analisis soal adalah suatu alat yang digunakan untuk meningkatkan kualitas tes dan untuk mengumpulkan suatu materi yang bermutu tinggi. Analisis soal juga mampu memberikan indikator yang mana soal mudah, soal sulit dan soal salah serta mampu membedakan peserta didik. Tetapi terkadang analisis hanya mampu mendeteksi permasalahan tetapi tidak bisa memberikan pilihan penyelesaiannya.

Sedangkan menurut Surapranata (2004: 1) analisis soal dilakukan untuk mengetahui berfungsi atau tidaknya sebuah soal. Analisis soal adalah sebuah perlakuan yang diberikan kepada soal dan kepada hasil tes untuk mengetahui beberapa karakteristik soal dan kualitas soal. Berfungsi atau tidak sebuah soal dapat dilihat apakah soal tersebut mampu tidak membedakan peserta didik yang menguasai kompetensi dan yang belum menguasai kompetensi.

Analisis soal terdiri dari dua macam yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif adalah analisis yang dilakukan sebelum soal digunakan sedangkan analisis kuantitatif adalah analisis setelah soal digunakan dalam sebuah tes. Analisis secara kualitatif berkaitan dengan isi dan bentuknya, sedangkan analisis kuantitatif berkaitan dengan ciri-ciri statistiknya.

Analisis kualitatif sering disebut sebagai validitas logis yaitu berupa penelaahan yang dimaksudkan untuk menganalisis soal ditinjau dari segi teknis, isi dan editorial yang secara teknis berdasarkan prinsip-prinsip pengukuran dan format penulisan soal (Surapranata, 2004: 1).

Analisis kualitatif adalah kegiatan memperhatikan, mengamati, dan memecahkan sesuatu (mencari jalan keluar) yang dilakukan oleh seseorang. Dalam analisis kualitatif mencakup pertimbangan validitas isi dan konstruk. Pada evaluasi hasil belajar analisis kualitatif terdiri dari tiga kriteria, yaitu : substansi materi, konstruk, dan bahasa.

Analisis soal secara kuantitatif menekankan pada analisis karakteristik internal tes melalui data yang diperoleh secara empiris. Karakteristik tersebut meliputi parameter soal tingkat kesukaran, daya beda, penyebaran pilihan jawaban, validitas dan reliabilitas (surapranata, 2004: 10).
Analisis kuantitatif adalah penelaahan butir soal setelah soal tersebut digunakan dalam sebuah tes. Penelaahan soal secara kuantitatif maksudnya adalah penelaahan butir soal didasarkan pada data empirik dari butir soal yang bersangkutan. Data empirik ini diperoleh dari soal yang telah diujikan (Depdiknas, 2010: 9)
Analisis kuantitatif mencakup pengukuran kesulitan butir soal dan diskriminasi soal juga termasuk validitas soal dan reliabilitasnya. Ada dua macam pendekatan yang digunakan dalam melakukan analisis butir soal secara kuantitatif yaitu pendekatan klasik dan pendekatan modern.

Daftar Bacaan
Arikunto, Suharsimi. 2009. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi), . Jakarta: Bumi Aksara
Depsiknas. 2010. Panduan Analisis Soal. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMP.
Ebel and Frisbie. 1991. Essentials of Educational Measurement Fifth Edition. Yew Jersey: Prentice Hall Inc.
Surapranata, Sumarna. 2004. Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil – Implementasi Kurikulum 2004. Jakarta: Rosda Karya Bandung.

%d bloggers like this: