Simpel PAS

Home » Articles posted by emka

Author Archives: emka

Simpel Teach K-13

Simpel Teach K-13 merupakan generasi lanjutan dari Simpel Teach X-3 v ersi terakhir yang digunakan di KTSP. Simpel Teacj K-13 sepenuh digunakan dalam rangka mendukung implementasi kurikulum 2013 di kelas dan sekolah yang dilaksanakn oleh guru, peserta didik, dan stakeholder lainnya.

menu utama

Datang dengan style baru bernuansa windows 8 …. Fasilitas yg disediakan sebagaimana versi sebelum tampil di menu utama secara keseluruhan. Fasilitas terbagi dalam 3 bagian besar, yaitu input, proses dan output.

Secara keseluruhan menu Simpel Teach K-13 sebagai mana berikut :

  1. Standar Isi Kurikulum 2013
  2. SKL-KI-KD Kurikulum 2013
  3. Kalender Akademik yg dinamis
  4. Konversi nilai 1-100 ke 1-4 yang dinamis dan interaktif
  5. Pengaturan peserta didik dan mata pelajaran yg lengkap
  6. Analisis SKL-Ki-KD yg mudah diilakukan
  7. Program Tahunan
  8. Program Semester
  9.  Jadwal Mengajar
  10. Rancangan Penilaian
  11. RPP dapat dibuat dengan mudah
  12. Proses absensi yg mudah dilakukan
  13. Proses penilaian autentik berbasis ICT – otomatis nilai – otomatis deskripsi – mulai dari nilai dasar berdasarkan intrumen penilaian dan instrumen obervasi
  14. Pencatatan agenda mengajar yg interaktif dan lengkap
  15. Membantu pembuatan kisi-kisi soal dengan mudah
  16. Preview nilai yg lengkap – memudahkan komunikasi dg orang tua, sekolah dalam proses penilaian peserta didik
  17. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan dapat dilakukan dengan mudah dengan bantuan instrumen yg lengkap …..

Preview Fasilitas.

UH Praktek UH 1 RPP prota Prosem Penilaian Menu Rancangan Penilaian menu porto Menu pekan Efektif menu mapel menu Kurikulum menu konversi menu kisi-kisi Menu Kalender menu jilid menu datasiswa K-13 Menu Analisis Materi Menu Analisis Indikator menu aktivasi teach K-13 menu agenda mengajar menu absensi jadwal mengajar deskrtipsi

Advertisements

Raport MTs Kurikulum 2013

Implementasi Kurikulum 2013 di MTs sebentar lagi akan memasuki penghujung semester pertama. Kesibukan terasa sekali di sekolah karena guru-guru harus membuat penilaian sampai pada bentuk raport kurikulum 2013. Namun sampai saya menulis artikel ini belum terbit SK Dirjen Dikdas tentang raport SMP dan MTS. Dari berbagai model raport yang muncul ke permukaan dan berbagai pelatihan kurikulum 2013. Permendikbud Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian Pendidikan bahwa ruang lingkup Penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Penilaian kompensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat” (peer evaluation) oleh peserta didik dan jurnal. Penilaian kompetensi pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. Sedangkan penilaian kompetensi keterampilan melalui penilaian kinerja menggunakan tes praktik, projek, dan penilaian portofolio (Bab II Poin C ayat 1 dan ayat 2 – Permendikbud No. 66 tahun 2013).

Secara umum pola dan prosedur penilaian hasil belajar sebagaimana gambar di bawah:

Nilai Pengetahuan (Prosedur)

Prosedur Sistem Penilaian Kurikulum 2013 Berbasis Autentik untuk Nilai Pengetahuan pada KI-3 terdiri dari Nilai Harian, Nilai Tengah Semester dan Nilai Akhir Semester. Nilai Akhir yang dimunculkan dalam skala 1-4, predikat dan catatan capaian kompetensi.
Nilai Keterampilan (Prosedur)

Prosedur Sistem Penilaian Kurikulum 2013 Berbasis Autentik untuk Nilai KETERAMPILAN pada KI-4 terdiri dari Nilai Praktek Harian, Nilai Projek dan Nilai Portofolio. Nilai Akhir yang dimunculkan dalam skala 1-4, predikat dan catatan capaian kompetensi.

Nilai Sikap (Prosedur)

Prosedur Sistem Penilaian Kurikulum 2013 Berbasis Autentik untuk Nilai SIKAP pada KI-1 dan KI-2 terdiri dari Rerata Nilai Observasi Sikap, Penilaian Diri, Penilaian Sejawat dan Jurnal. Nilai Akhir yang dimunculkan dalam skala SB/B/C/K, serta Penilaian Sikap antar mapel.

Menurut Lampiran IV Permendikbud No. 81A tentang Implementasi Kurikulum pada pedoman umum pembelajaran Penilaian setiap mata pelajaran meliputi kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan, dan kompetensi sikap. Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan menggunakan skala 1–4 (kelipatan 0.33), sedangkan kompetensi sikap menggunakan skala Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K), yang dapat dikonversi ke dalam Predikat A – D seperti pada Tabel 5 di bawah ini.

tabel konversi

Berdasarkan Standar Penilaian dan Berbagai model raport Kurikulum 2013 untuk SMP dan MTs dari beberapa pelatihan implementasi Kurikulum 2013, saya mencoba membuat model raport kurikulum 2013 untuk MTs yang saya namakan Simpel LCK  MTs ( Sistem Penilaian dan laporan Capaian Kompetensi) Peserta Didik Kurikulum 2013.

Simpel LCK adalah Sistem Penilaian dan Raport Eelektronik MTs Kurikulum 2013. Bekerja menjadi cepat, lebih mudah dan lebih lengkap. Hanya dengan sekali input semua pekerjaan penilaian dapat dilaksanakan dengan baik dan benar. Proses penilaian kompetensi pengetahuan sebagai diuraikan di atas memiliki tiga komponen pengetahuan, keterampilan dan sikap. Penilaian yang dilakukan harus menghasilkan dua output yaitu nilai dan deskripsi. Kesulitan penilaian pada kurikulum 2013 pada ranah guru biasa pada pembuatan deskripsi capaian kompetensi. Pengalaman pada KTSP biasanya hanya di tulis tuntas atau kompeten. Disamping karena pemahaman setiap guru tidak sama juga kolom yang disediakan raport manual tidak mencukupi untuk membuat deskripsi secara baik dan benar.

Proses penilaian raport SMP kurikulum 2013 dengan menggunakan Simpel LCK SMP dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Hanya dengan menginput nilai harian, nilai tengah semester dan nilai akhir semester maka proses penilaian sudah dapat dilakukan dengn baik. Simpel LCK selanjutnya akan menghitungka nilai akhir dari raport dan pembuatan deskripsinya sesuai dengan nilai harian atau nilai kompetensi setiap KD.

LCK Mapel

Profil Singkat Aplikasi Raport SMP Kurikulum 2013

Simpel LCK adalah Sistem Penilaian dan Laporan Capaian Kompetensi Peserta Didik Kurikulum 2013. Hanya dengan sekali input nilai pengetahuan, nilai praktek dan nilai sikap. Maka pengguna akan langsung mendapatkan kemudahan yang sangat banyak. Nilai akhir langsung dihitung dan deskripsi capaian kompetensi langsung dibuatkan. Tidak hanya itu juga akan langsung terbentuk LEGER (Daftar Nilai), BUKU INDUK dan RAPOR ELEKTRONIK.

Simpel LCK MTs

Secara Simpel LCK SMP  Kurikulum 2013 terdiri dari 4 bagian dasar, yaitu penyiapan data, bagian input, bagian proses dan bagian output. Pengaturan Data merupakan bagian awal yang harus dilakukan untuk menyiapkan aplikasi agar bisa digunakan sesuai dengan peruntukan dan data yang harus di olah.

Pengaturan Data

LCK Pengaturab Data

  • Menu data sekolah digunakan untuk menginput data sekolah yang diperlukan dalam pengolahan nilai dan pembuatan raport, buku induk dan leger.
  • Data Kurikulum digunakan untuk mengatur dan memasukan data kurikulum aatau mata pelajaran yang akan di bahas.
  • Pengaturan kenaikan kelas digunakan untuk mengatur syarat kenaikan kelas,
  • Data pengembangan diri digunakan untuk mengatur data kegiatan ekskul yang dilaksanakan di sekolah,
  • Data peserta didik digunakan untuk memasukan data siswa secara lengkap untuk kebutuhan pembuatan raport dan buku Induk.
  • Konversi Nilai digunakan untuk mengatur konversi nilai kuantitatif dari 0-100 menjadi 1-4 termasuk nilai kualitatif

LCK MTs Kurikulum

Menu untuk mengatur dan Menginput Data Kurikulum

LCK Konversi Nilai

Menu Untuk Mengatur Konversi Nilai 1-100 ke 1-4 dan Predikatnya

Fasilitas Simpel LCK MTs

  1. Penilaian Mata Pelajaran
  2. Penilaian Sikap Antar Mapel
  3. Penilaian Kegiatan Ekstra Kurikuler
  4. Catatan Prestasi Peserta Didik
  5. Catatan Kehadiran Peserta Didik

Penilaian Mata Pelajaran dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, Guru hanya menginput nilai harian, nilai tengah semester dan nilai akhir semester maka Nilai Akhir PENGETAHUAN akan muncul secara otomatis. Tidak hanya nilai Catatan Pencapaian Kompetensi juga akan muncul secara otomatis. Guru tidak perlu repot merancang dan membuatnya.

Untuk Nilai Keterampilan Guru hanya perlu menginput Beberapa Nilai Praktek Harian, Nilai Projek dan Nilai Portofolio. Nilai akhir keterampilan dan Catatan Pencapaian Kompetensi akan muncul secara otomatis. Demikian juga untuk Nilai Sikap, guru hanya menginput Beberapa nilai Observasi Sikap, Nilai Penilaian Diri, Penilaian Sejawat dan Nilai Jurnal. Maka Nilai Akhir Sikap akan muncul secara otomatis.

Di bawah ini menu pengolahan nilai Pengetahuan, nilai Keterampilan dan Nilai Sikap

Daftar Nilai LCK SMP

Pengolahan Nilai PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP dalam Form yang mudah dipahami dan dilakukan dengan cepat.

Daftar Profil Nilai LCK SMP

Keluaran Simpel LCK.

Keluaran dari Program Simpel LCK secara garis besar ada 3 yaitu RAPORT, BUKU INDUK dan LEGER. Di bawah ini kami tampilkan beberapa contoh hasil output program.

LCK MTs Raportnya

Simpel LCK SMP Nilai 2Simpel LCK SMP Nilai 3Simpel LCK SMP Nilai 4Simpel LCK SMP Nilai 5

 

 

Simpel LCK SMP IndukSimpel LCK SMP Leger(ada lanjutannya ….. )

Materi Diklat Implementasi Kurikulum 2013

Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 telah selesai dilaksanakan, pemahaman masing-masing instruktur nasional, guru inti,kepala sekolah dan guru sasaran tidak semuanya sama. Beberapa persepsi yang berbeda mengalir di sekolah masing-masing. Kondisi ini sedikit banyak menimbulkan beberapa pertanyaan yang tidak bertepi dan dapat menjadi resistansi berkelanjutan terhadap implementasi Kurikulum 2013. Dalam kesempatan ini saya mencoba membuat resume atas beberapa pertanyaan yang berkembang selama ini, dimana saya mulai dengan memberikan gambaran konsep inti Kurikulum 2013 diantaranya :

  • Bahwa Proses pembelajaran menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap, pengetahuan, dan keterampilan dan hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi
  • Ranah sikap menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu mengapa”.
  • Ranah keterampilan menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu bagaimana”.
  • Ranah pengetahuan menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu apa.”
  • Dimana hasil akhirnya adalah peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills) dan manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills) dari peserta didik yang meliputi aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

 

Kurikulum 2013 menekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah. Pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam pembelajaran sebagaimana dimaksud meliputi mengamati, (Observing) menanya (Questioning), menalar (Associating) , mencoba (Experimenting) membentuk jejaring (Networking) untuk semua mata pelajaran.

Dengan demikian Implementasi Kurikulum 2013 disekolah SMA/SMK yang benar-benar murni menggunakan Kurikulum 2013 hanya 3 Mata Pelajaran yaitu Matematika, Sejarah Indonesia dan Bahasa Indonesia. Selain ke 3 Mata Pelajaran tersebut sekolah MASIH TETAP menggunakan KTSP namun dengan Pendekatan Ilmiah (Scientific Approach) dan Integrasi Ke-3 Ranah..

Jadi yang perlu serius digarap oleh sekolah sekarang ini baik yang menjadi sekolah sasaran atau tidak, adalah mengubah paradigm guru untuk mengadopsi model pembelajaran menuju kearah penguatan sikap, ketrapilan dan pengetahuan yang terintegrasi dengan Scientific Approach terhadap mata pelajaran masing.-masing dengan mulai melakukan perubahan pada Silabus dan RPP yang ada di KTSP serta mengimplementasikan dalam pembelajaran di kelas.

Khusus untuk SMK, salah satu acuan baku yang bisa dipakai pegangan dalam Implementasi Kurikulum 2013 adalah Permendikbud 70/2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MA Kejuruan. Pada Permen ini tertuang mata pelajaran dari Kelompok A, B dan C (C1). Masalah mulai timbul, karena beberapa sekolah sudah harus menyusul Jadwal Pelajaran 1 Tahun, sedangkan Kelomok C2 dan C3 belum ada tertulis matapelajaran apa yang harus diajarkan. Untuk diketahui Kelompok C (Peminatan) berisi C1 (Kelompok Mata Pelajaran Dasar Bidang Keahlian), C2 (Kelompok Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian) dan C3 (Kelompok Mata Pelajaran Paket Keahlian). Khusus Kelompok C2 dan C3 akan ditetapkan oleh Direjn Pendidikan Menengah.

Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk menjadi solusi dalam menyikapi belum keluarnya ketetapan untuk C2 dan C3, dari hasil diklat Implementasi Kurikulum 2013, beberapa inovasi diberikan oleh narasumber diantaranya, pertama sepanjang C2 dan C3 belum ditetapkan maka sekolah dapat mengisinya dengan menggunakan matapelajaran produktif dari KTSP, dan yang kedua adalah memberikan draft struktur yang memang belum ditetapkan untuk dapat digunakan sebagai acuan penyusunan. Kedua solusi itu bagus untuk mempercepat penyusunan jadwal namun mubasir dan melelahkan (terutama perdebatan yang timbul saat penyusunan di tingkat sekolah). Contohnya untuk solusi kedua, dimana dinamikan yang timbul dari penentuan C2, sekarang ini telah ada penambahan mata pelajaran Simulasi Digital 3 jam/minggu untuk klas X, sehingga draft yang ada juga tidak bisa digunakan secara pasti sebelum ditetapkan oleh Dirjen Pendidikan Menengah.

Alternatif yang terbaik adalah menuggu ketetapan yang akan dikeluarkan, karena proses penyusunan sampai dengan silabus telah dilaksanakan di P4TK dan sekarang ini tinggal finalisasi di Direktorat PSMK. Sedangkan untuk menyiasati penyusunan jadwal, maka C3 tidak perlu dibuat dulu, karena matapelajaran ini akan diajarkan Kelas XI, sedangkan C2 dari 48 Jam yang diamanatkan, 30 jam telah ada ditetapkan mapelnya sesuai dengan Pemendikbud 70/2013, tinggal 18 jam yang belum, dimana dengan menggunakan sistem blok 18 jam ini mungkin bisa diletakan di semester genap (semester 2). Untuk materi selain 3 mapel (bahasa indonesia, sejarah indonesia dan metematika), materinya belum disusun dan ditetapkan oleh kemendikbud, maka materi masih menggunakan KTSP dengan perubahan paradigma pada model pembelajarannya yaitu Integrasi 3 ranah dan Scientific Approach.

Berikut Power Point Untuk Pendalaman Immplentasi Kurikulum 2013

No. Kelompok Mata Pelajaran Materi Unduh
1. Umum Umum Perubahan Mindeset ( Rhenald Kasali) Unduh
2. Umum Umum Perubahan Minset Unduh
3. Umum Umum Rasional Kurikulum 2013 Unduh
4. Umum Umum  Elemen Perubahan Kurikulum 2013 Unduh
5. Umum Umum SKL KI-KD Unduh
6. Umum Umum Strategi Implementasi Kurikulum Unduh
7. Umum Umum Konsep Pendekatan Scientific Unduh
8. Umum Umum Project Base Learning Unduh
9. Umum Umum Problem Base Learning Unduh
10. Umum Umum Discovery Learning Unduh
11. Umum Umum Konsep Penilaian Autentik pada Proses dan Hasi Unduh
12. Umum Umum Anaslisi Buku Guru dan Siswa Mapel Unduh
13. Umum Umum Analisis Buku Guru dan Siswa Tematik Unduh
14. Umum Umum Rambu Rambu Penyusunan RPP Unduh
15. Umum Umum Rambu-Rambu Penyusunan RPP Tematik Unduh
16. Umum Umum Panduan Tugas Telah RPP Unduh
17. Umum Umum Panduan Tugas Analisis Rancangan Penilaian Unduh
18. Umum Umum Strategi Pengamatan Tayangan Video Unduh
19. Umum Umum Praktik Pembelajaran malalui peer Teaching Unduh
20. SD Tematik Konsep Pembelajaran Tematik Terpadu Unduh
21. SD Tematik Implementasi Tematik Terpadu Unduh
22. SD Tematik Contoh Implmentasi Pendekatan Scientific Unduh
23. SD Tematik Analisis Buku Guru dan Siswa Tematik Unduh
24. SD Tematik Rambu-Rambu Penyusunan RPP Tematik Unduh
25. SMP Bahasa Indonesia Contoh Pendekatan Scientific Bahasa Indonesia Unduh
26. SMP Bahasa Indonesia Contoh Penilaian Autentik Bahasa Indonesia Unduh
27. SMP Bahasa Indonesia Konsep Pendekatan Scientific Unduh
28. SMP Bahasa Inggris Konsep Pendekatan Scientific Unduh
29. SMP Bahasa Inggris Konsep Penerapan Scientific Unduh
30. SMP Bahasa Inggris Konsep Penilaian Autentik Unduh
31. SMP Bahasa Inggris Contoh Penerapan Unduh
32. SMP IPA Konsep Pembelajaran IPA Terpadu Unduh
33. SMP IPA Peneapan Pendekatan Scientific Unduh
34. SMP IPA Conoth Penerapan Penilaian Autentik Unduh
35. SMP IPS Konsep IPS Terpadu Unduh
36. SMP IPS Contoh Pendekatan Scientific Unduh
37. SMP IPS Contoh Penilaian Autentik Unduh
38. SMP Penjasorkes Contoh Pendekatan Scientific Unduh
39. SMP Penjasorkes Contoh Penilaian Terpadu Unduh
40. SMP PPKN Contoh Penilaian Autentik Unduh
41. SMP PPKN Contoh Pendekatan Scientific Unduh
42. SMP Prakarya Contoh Penilaian Autentik Unduh
43. SMP Prakarya Contoh Pendekatan Scientific Unduh
44. SMP Seni Budaya Contoh Penilaian Autentik Unduh
45. SMP Seni Budaya Contoh Pendekatan Scientific Unduh
46. SMA Bahasa Indonesia Contoh Penilaian Autentik Unduh
47. SMA Bahasa Indonesia Contoh Pendekatan Scientific Unduh
48. SMA Matematika Contoh Penilaian Autentik Unduh
49. SMA Matematika Contoh Pendekatan Scientific Unduh
50. SMA Sejarah Contoh Penilaian Autentik Unduh
51. SMA Sejarah Contoh Pendekatan Scientific Unduh

Sumber : I Gusti Made Ardana (PPPPTK BMTI Bandung – http://widyaprima.psmk.net/)   dari  http://ibnufajar75.wordpress.com

Pengumuman CPNS 2013

Bagi Anda yang mengikuti seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013 tanggal 24 Desember ini adalah pengumumannya. Anda juga bisa mengecek hasil pengumumannya di liputan6.com. Pengumuman CPNS di Papua Tertunda Sampai Januari 2014? 1,5 Juta WNI Berebut Kursi PNS, Berapa yang Terpilih?
Caranya mudah, Anda tinggal klik http://cpns.liputan6.com/, lalu Anda mengisi nomor peserta ujian Anda. Hasil pengumumannya sudah bisa langsung terlihat.  sumber berita.

Pengumuman CPNC Liputan 6

Situs resmi http://sscn.bkn.go.id/ BKN juga menyediakan fasilitas untuk melihat dan mengetahui pengumunan CPNS 2013 bisa langsung Klik http://sscn.bkn.go.id/ActionServlet?page=hasil

pengumuman CPNS BKD

Untuk yang mengikuti proses seleksi CPNS di lingkungan Kemdikbud bisa Klik Laman Berikut http://cpns.kemdikbud.go.id/

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS DAERAH
Pemerintah Provinsi Lampung dan PemerintahKabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Taun 2013

Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti test/ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah, formasi tambahan Tahun 2013 untuk Pelamar Umum dan Seleksi Honorer Kategori 2, dengan ketentuan sebagai berikut:

A. Formasi Umum

Rincian Formasi CPNSD Tahun 2013 untuk Pelamar Umum hanya ada untuk: Provinsi Lampung, Kota Metro,Kabupaten Lampung Barat, Kabulaten tanggamus, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Way Kanan, kabupatenPesawaran, Kabupaten Mesuji, dan Kabupaten Pesisir Barat.

I. Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Mempunyai jenjang pendidikan, kecakapan, keahlian/ jurusan yang sesuai dengan kebutuhan formasiyang tersedia.
  3. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai pegawai negerisipil/Anggota TNI/ Anggota Polri atau juga sebagai pegawai swasta
  5. Tidak berkedudukan sebagai Pegawai Negeri Sipil atau Calon Pegawai Negeri Sipil
  6. Berkelakuan nbaik
  7. Sehat Jasmani dan Rohani
  8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh pemerintah
  9. Bersedia melepaskan jabatan dan atau keluar sebagai anggota partai politik pada saat lulus/diangkat sebagai CPNSD , dengan membuat pernyataan tertulis bermaterai dan diketahui oleh ketua partai politik yang bersangkutan
  10. Berusia serendah-rendahnya 18 tahun dan paling tinggi:
  • 35 tahun pada 31 Desember 2013
  • 40 tahun pada 31 Desember 2013 bagi yang bekerja pada instansi pemerintah atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepernitngan nasional secara terus menerus paling kurang 5 tahun pada tanggal 17 April 2002, sampai dengan 31 Desember 2013 s/d 1 Januari 2014 (16 tahun 19 bulan)

Surat lamaran tersebut beserta lampirannya, dimasukkan ke dalam amplop tertutup berukuran 29,5 x 39,5 cm dan pada pojok kiri atas ditulis alamat, jurusan/program study, dan nama jabatan yang dilamar ditulis secara lengkap (alamat yang mudah dihubungi dan jika ada nomor telepon/HP yang dapat dihubungi). Selanjutnya dikirimkan kepada:
Ketua Panitia Penerimaan CPNSD Provinsi/Kabupaten/Kota tempat melamar masing-masing, melalui kantor pos (dengan menggunakan layanan perlakuan khusus (Perlaksus), yaitu:

– Provinsi Lampung: PO BOX 5001
– Kabupaten Pesawaran: PO BX 5002
– Kabupaten Tanggamus: PO BOX 5003
– Kabupaten Way Kanan: PO BOX 0001
– Kabupaten Tulang Bawang: PO BOX 0002
– Kabupaten Lampung BaratL: PO BOX 0003
– Kabupaten Mesuji: PO BOX 0004
– Kabupaten Pesisir Barat: PO BOX 0005
– Kota Metro: PO BOX 1000

Silahkan Download di sini: PENGUMUMAN RESMI LENGKAP

 

Raport SMA Kurikulum 2013

Simpel RAPORT adalah sistem penilaian dan laporan capaian kompetensi peserta didik berbasis komputer.  Program ini dirancang menggunakan program Microsoft Excel dan bisa bekerja dengan bantuan Microsoft Excel 2007 ke atas. Program ini merupakan solusi bagi guru, wali kelas dan sekolah dalam mensikapi implementasi Kurikulum 2013 Revisi 2017 di sekolah. Berbagai kesulitan yang dialami oleh guru terutama dalam pengolahan ini dapat teratasi.

Program ini sangat membantu guru dalam melaksanakan penilaian hasil belajar Kurikulum 2013. Dengan program ini guru hanya menginput nilai harian, uts dan uas maka pengolahan nilai sudah dapat dilaksanakan.  Perhitungan nlai akhir tidak perlu dilakukan oleh guru tapi dikerjakan oleh Simpel Raport sekaligus pembuatan catatan deskripsi capaian kompetensi. Wali kelas tidak perlu repot mengolah leger, menghitung rata-rata, mencari peringkat kelas, menulis raport dll – semua sudah dilakukan dan dikerjakan dengan cepat dan lengkap oleh Simpel Raport. Tenaga tata usaha dan sekolah tidak perlu repot lagi menulis dan menyediakan buku Induk siswa – semua sudah di buatkan dan dikerjakan dengan cepat, mudah dan lengkap oleh Simpel Raport. Inti dengan Simpel Raport pekerjaan yang tadi dikerjakan dengan lama sekarang bisa dilakukan dengan capat. Tadi dikerjakan dengan rumit dan mumet sekarang dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Secara umum Simpel LCK terdiri dari 3 bagian yaitu : Bagian Pengaturan, Bagian Input dan Bagian Cetak. Bagian pengaturan digunakan untuk menyiapkan data master yang akan digunakan oleh seluruh menu dan fasilitas yang ada di Simpel LCK. Bagian Input adalah bagian atau menu untuk memasukan data pengolahan nilai yang digunakan di LCK. sedangkan bagian Cetak adalah bagian yang digunakan untuk mencetak Leger, cetak buku induk dan cetak raport.

Bagian Pengaturan dan Penyiapan Data Awal

Bagian Pengaturan terdiri dari 7 bagian, yaitu :

  • Data Sekolah : untuk melengkapi dan mengatur data sekolah yang akan digunakan pada seluruh menu dan fasilitas;
  • Data Kelas : untuk melengkapi dan mengatur data kelas, data wali kelas, data kepala sekolah serta penanggalan raport;
  • Data Kurikulum : mengatur Struktur Kurikulum yang terdiri dari Mata Pelajaran Wajib yang dikelola dalam pembelajaran di kelas;
  • Aturan Kenaikan kelas : mengatur syarat kenaikan kelas;
  • Data Eksta Kurikuler : digunakan memasukan data nama kegiatan ekskul;
  • Data Peserta Didik : digunakan memasukan data induk dari peserta didik;
  • Peminatan : digunakan memasukan mengatur mata pelajaran lintas minat.
  • Tabel Interval : digunakan mengatut interval nilai predikat.

   

Bagian Input dan Pengolahan Nilai

Bagian Input Nilai Terdiri dari : Nilai Mapel (Pengetahuan dan Keterampilan), Nilai Sikap, Nilai Ekskul, Data Kehadiran, Data Prestasi, Catatan Wali Kelas.

Nilai Pengetahuan dan Keterampilan

Nilai Pengetahuan dan Keterampilan di htung dan di kelola oleh Guru Mata Pelajaran, Wali Kelas sebagai pengelola rapor hanya menginput/memasukan nilai kedalam sistem. Disediakan dua fasilitas untuk memasukan nilai mapel, yaitu dengan Import Nilai dari Guru Mapel hasil olahan nilai dengan Simpel Nilai atau menginput langsung nilai mentah dari guru mapel.

Import Nilai, cukup dilakukan dengan cara : (1) Tentukan posisi semester (2) tentukan mata pelajaran (3) Klik Button IMPORT (4) Pilih file nilai yang disetorkan guru mapel (5) Klik OPEN …. selesai

Nilai Sikap

Deskripsi Sikap spiritual dan sosial merupakan hasil observasi guru mapel, guru BK dan wali kelas. Selanjutnya wali kelas merangkum dan menyimpulkannya menjadi deskripsi sikap. Dalam aplikasi wali cukup memasukan indikator penilaian sikap dan point nilai masing-masing indikator untuk setiap siswa. Program secara otomatis akan mereview dan membuatkan profil sikap sesuai dengan nilai masing-masing indikator.

Nilai Kegiatan Ekstra Kurikuler

Menu ini digunakan untuk menginput semua kegiatan pengembangan diri dalam ekskul yang dilakukan oileh peserta didik selama satu semester. Data ini selanjutnya akan digunakan untuk leger, buku induk dan buku rapor

Data Kehadiran

Menu ini digunakan untuk menginput data ketidak hadiran peserta didik selama satu semester. Data bisa diinput setiap akhir bulan atau akhir semester. Dalam menu ini wali kelas sudah bisa mendeteksi % kehadiran peserta didik, pola pensikapan yang harus dilakukan dalam tiga sekat yang diatur. Misal dibawah 90% kehadiran peringatan 1, dibawah 80% kehadiran peringatan 2 dan dibawah 70% kehadiran peringatan 2. Pola ini dapat dikondisikan sesuai dengan aturan yang berlaku di sekolah.

Data Prestasi

Menu ini digunakan untuk menginput data prestasi peserta didik selama satu tahun berjalan. Data selanjut akan muncul di Leger, Buku Induk dan Buku Rapor

Catatan Wali Kelas

Menu catatan wali kelas digunakan untuk memberikan kesempatan kepada wali kelas memberikan motivasi dan saran dalam proses pembelajaran selanjutnya yang bersifat positif.

Bagian Cetak

Bagian Cetak adalah Bagian akhir dari pengelolaan dan pengolahan pada Sistem Penilaian Kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan autentik. Dibawah ini ditampikan hasil pengolahan nilai dalam bentuk Raport, Buku Induk dan Leger.

Raport SMK Kurikulum 2013

Akhirnya SK yang ditunggu muncul juga SK Dirjen No. 781/D/KP/2013 tentang Bentuk dan Tatacara Penyusunan Laporan Pencapaian Kompetensi Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan/ Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) tanggal 29 Oktober 2013 ditanda tangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menangah Prof. Dr. Ir. Ahmad Jazidie, M.Eng.

Dibandingkan dengan raport KTSP untuk SMK ada beberapa perbedaan mendasar, diantaranya: aspek penilaian, pembuatan deskripsi, rentang nilai dan bentuk raport. Sama dengan raport SMA/MA, raport SMK juga mewarisi proses penilaian yang lebih rumit dibandingkan dengan penilaian KTSP. Mulai dari rentang nilai 1-4 dan pembuatan deskripsi catatan pencapaian kompetensi untuk setiap aspek penilaian untuk semua mata pelajaran yang di ajarkan.

Sekolah-sekolah yang sekarang ini menjadi sekolah sasaran pertama implementasi K-13 mengalami tekanan yang berat, pertama Juknis belum muncul, Buku sumber sangat terbatas. Untuk mensikapi itu semua emka productions mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda, kreatif dan inovatif dalam mengatasi permasalahan penilaian K-13. Sistem penilaian K-13 kami buat bagan dasarnya sebagai berikut:

Nilai Pengetahuan (Prosedur)Nilai Keterampilan (Prosedur)Nilai Sikap (Prosedur)

.

Aplikasi Simpel LCK SMK

Untuk memudahkan guru dan sekolah dalam melakukan proses penilaian, pembuatan catatan pencapaian kompetensi, Pembuatan Leger Nilai, Buku Induk dan Raport Kurikulum 2013, Kami mengembangkan aplikasi sederhana yang diberinama Simpel LCK SMK. Simpel LCK SMK adalah aplikasi Sistem Penilaian dan Laporan Pencapaian Kompetensi Peserta Didik yang khusus digunakan pada Kurikulum 2013 di SMK dan MAK. Program ini dibangun dengan konsep yang inovatif sehingga sangat membantu guru bekerja lebih mudah, lebih cepat dan lengkap.

Guru tidak perlu repot-repot menghitung, mengkonversi nilai, membuat catatan pencapaian kompetensi untuk nilai Pengetahuan. Cukup hanya menginput nilai harian, nilai tengah semester dan nilai akhir semester maka Nilai Akhir Pengetahuan sudah muncul secara otomatis. Bahkan Deskripsi Catatan Pencapaian Kompetensi juga muncul secara otomatis sesuai dengan karakter nilai harian.

menu utama LCK SMK

Tampilan muka dari Simpel LCK SMK.

Secara garis besar program Simpel LCK terdiri dari 3 bagian, yaitu Pengaturan Data, Input Nilai dan Pencetakan Data Hasil Pengolahan Nilai. Bagian Pengaturan digunakan untuk menginput dan memasukan data-data dasar yang dibutuhkan dalam pengolahan nilai dan pembuatan Laporan Capaian Kompetensi.  Menu navigasi untuk mengakses Pengaturan Data dibuat sangat mudah digunakan dan cepat.

Pengaturan Data

Menu Pengaturan Data.

Menu ini digunakan mengakses pengaturan semua data yang dibutuhkan antara lain, data sekolah, data kelas, data kurikulum, pengaturan kenaikan kelas, data ekskul, data peserta didik dan tabel konversi. Pengguna hanya perlu meng-Klik button yang ada di sebelah kanan menu, seterusnya akan masuk pada menu pengaturan sekolah (misalnya) kalau yang di Klik pengaturan sekolah, mengisi dan melengkapi data setelah selesai Klik Home untuk kembali ke menuy utama.

Fasilitas yang dimiliki oleh Simpel LCK SMK.

  • Perhitungan dan Pembuatan Catatan Pencapaian Kompetensi Peserta Didik

Data nilai pada semua aspek penilaian mata pelajaran merupakan aspek penting yang akan di olah dan dihitung secrat di buatkan profil atau catatan deskripsinya. Ada tiga bagian data yang di olah, yaitu data nilai untuk aspek Pengetahuan, aspek Praktek dan Aspek Sikap. Secara keseluruhan data nilai akan diinput dalam satu form input yang sama yang terdiri dari 3 bagian.

ASPEK PENGETAHUAN 

Data nilai untuk aspek pengetahuan yang diinput ke dalam program adalah Nilai Harian (NH) atau Nilai Proses yang merupakan capaian kompetensi dari tes dan penugasan. Nilai Ulangan Tengah Semester dan Nilai Ulangan Akhir semester. Selain data nilai data yang diinput adalah data rumusan  kompetensi yang akan dijadikan dasar pembuatan catatan capaian kompetensi masing-masing KD. Cukup sampai disitu tugasnya guru dalam mengolah nilai dengan menggunakan Simpel LCK. Selanjutnya program akan langsung menghitung nilai akhir, menkonversi menjadi rentang interval 0-4, predikat dan membuat deskripsi catatan capaian kompetensi.

ASPEK PRAKTEK 

Data nilai untuk aspek praktek yang diinput ke dalam program adalah Nilai Praktek Harian (NH) atau Nilai Proses yang merupakan capaian kompetensi dari praktek. Nilai Projek dan Nilai Portofolio. Selain data nilai data yang diinput adalah data rumusan  kompetensi yang akan dijadikan dasar pembuatan catatan capaian kompetensi masing-masing KD. Cukup sampai disitu tugasnya guru dalam mengolah nilai dengan menggunakan Simpel LCK. Selanjutnya program akan langsung menghitung nilai akhir, menkonversi menjadi rentang interval 0-4, predikat dan membuat deskripsi catatan capaian kompetensi.

ASPEK SIKAP

Data nilai untuk aspek praktek yang diinput ke dalam program adalah Beberapa Nilai Observasi Sikap atau Nilai Proses yang merupakan capaian kompetensi dari praktek. Nilai Penilaian Diri, Penilaian Sejawat dan Jurnal. Selain data nilai data yang diinput adalah data rumusan  kompetensi yang akan dijadikan dasar pembuatan catatan capaian kompetensi masing-masing KD. Cukup sampai disitu tugasnya guru dalam mengolah nilai dengan menggunakan Simpel LCK. Selanjutnya program akan langsung menghitung nilai akhir, predikat dan membuat deskripsi catatan capaian kompetensi.

Form Penilaian Pengetahuan

Penilaian Sikap LCKPenilaian Pengetahuan LCK 2

Penilaian Sikap LCK 2

.

  • Penilaian Kegiatan Ekstra Kurikuler

Kegiatan Ekskul

Menu pengisian kegiatan ekstra kurikuler

.

  • Pengelolaan Kehadiran Peserta Didik

absensi

.

  • Catatan Prestasi Peserta Didik

prestasi

.

  • Penilaian Sikap Antar Mapel

antar mapel

.

  • Pembuatan Leger Nilai Kelas

leger

.

  • Pembuatan Buku Induk

Buku Induk

.

  • Pembuatan Raport – Laporan Capaian Kompetensi

 Raport LCK SMK

Raport LCK SMK 2

.

  • Pencetakan Rapor Sisipan

sisipan

.

  • Pengaturan Konversi Nilai

konversi

.

PROSEDUR PEMESANAN PRODUK

.
pelajari  cek harga  pesan  bayar  kirim

Pendidikan Menengah Universal

Oleh Bambang Indiryanto
Kepala Pusat Penelitian Kebijakan Kemdikbud

Sumber berita: http://kemdikbud.go.id

Ketika kebijakan pendidikan dikaitkan dengan generasi masa depan, kebijakan tersebut mempunyai suatu landasasan konseptual. Berdasarkan pada Human Capital Theory intervensi kebijakan pendidikan merupakan bentuk investasi pada diri manusia. Setiap intervensi pada diri manusia melalui pendidikan akan memberikan nilai balik tidak hanya pada inividu yang mendapatkan pendidikan, tetapi juga pada lingkungan sosial dari individu tersebut. Nilai balik balik yang dirasakan oleh individu yang mendapatkan pendidikan disebut dengan private benefit, sedangkan nilai balik yang berdampak positif bagi lingkungan sosial disebut dengan social benefit.

Private benefit berupa peningkatan taraf kehidupan inividu yang bersangkutalamatan. Nilai balik tersebut biasanya diukur dengan tingkat kesejahteraan ekonomi karena penghasilannya meningkat seiring dengan peningkatan pendidikannya. Demikian juga dalam konteks social benefits peningkatan jenjang pendidikan warga negara suatu negara akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga negara tersebut, karena peningkatan pendidikan warga suatu negara akan mendorong pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Contoh yang sering digunakan untuk memberikan ilustrasi kesuksesan investasi di bidang pendidikan adalah negara Jepang dan Korea Selatan. Pertumbuhan ekonomi pada kedua negara ini bukan karena kekayaan sumber daya alam tetapi karena kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pada dekade 80an kedua negara ini disebut dengan Macan Asia. Kecenderungan yang terjadi di kedua negara ini kemudian diikuti oleh negara Cina telah mulai menunjukkan pertubuhan ekonomi yang pesat sejak awal tahun 90an.

Tentu saja nilai balik tidak hanya diukur dengan perbaikan dimensi ekonomi, tetapi juga dimensi lain. Pada negara-negara yang pendidikan warga negaranya relatif tinggi harmonisasi kehidupan sosial dan demokratisasi dalam kehidupan politiknya juga lebih baik dibanding dengan negara-negara yang warga negaranya memiliki pendidikan yang relatif rendah.

Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk mecanangkan kebijakan Pendidikan Menengah Universal (PMU) merupakan bentuk investasi pada diri manusia. Pertanyaan yang muncul adalah mengapa untuk mempersiapkan generasi masa depan?. Hal ini didasarkan pada suatu argumentasi yang disepakati oleh pada ahli ekonomi pendidikan dan ahli pendidikan (educationist), dampak dari investasi pada diri manusia melalui pendidikan tidak terjadi pada jangka pendek, tetapi pada jangka panjang tepatnya bersifat generasional. Jika PMU tersebut dicanangkan pada saat ini, dampaknya adalah ketika para lulusan pendidikan menengah tersebut telah memasuki dunia kerja dan memberikan sumbangan dalam peningkatan produktivitas nasional.

Meskipun kebijakan yang diluncurkan oleh Kemdikbud adalah PMU, tentu saja tidak dimaksudkan bahwa mereka yag telah terdaftar pada satuan pendidikan jenjang pendidikan menengah hanya berhenti ketika lulus. Justru kelulusan pada dari satuan pendidikan jenjang pendidikan menengah menjadi aspirasi untuk melanjutkan pada jenjang pendidikan tinggi. Pada saat mereka telah menyelesaikan jenjang pendidikan, ketika itu mereka telah siap untuk memasuki dunia kerja.

Agar kebijakan PMU sebagai bentuk investasi yang mengantarkan generasi sekarang menjadi generasi masa depan yang kompeten dan produktif di masa depan terdapat tiga kriteria yang perlu dipertimbangkan yaitu nondiskriminatif, afirmatif, dan kualitas. Dua kriteria pertama berkaitan dengan peningkatan akses. Dengan kriteria nondkriminatif dimaksudkan untuk memberikan kesempatan yang setara kepada semua warga negara Indonesia lulusan jenjang pendidikan dasar untuk melanjutkan ke jenjang pendidian menengah. Kesempatan untuk mendapatkan pelayanan pendidikan menengah tidak boleh dibedakan berdasarkan pada warna kulit, agama, suku bangsa. Ketika ada lulusan jenjang pendidikan dasar yang berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomis, kesempatan yang sama tetap harus diberikan kepada mereka. Kesempatan tersebut diwujudkan melalui kebijakan afirmatif dengan memberikan dukungan finansial kepada mereka. Tanpa bantuan finansial mereka tidak akan mendapat kesempatan yang sama dengan teman mereka yang berasal dari keluarga yang lebih mampu secara ekonomi.

Kualitias pelayanan pendidikan merupakan harga yang tidak bisa ditawar jika ingin menghantarkan generasi sekarang ke masa depan yang lebih kompeten dan produktif. Mutu tidak hanya dimaknai dengan hasil tetapi juga proses. Kurikulum 2013 menjadi titik tolak untuk mengarahkan pelayanan pendidikan menengah yang bermutu. Tentu saja Kurikulum 2013 akan menjadi titik tolak pelayanan pendidikan menengah yang bermutu ketika didukung oleh guru yang kompeten dalam mengajar dan ketersediaan sarana pendidikan yang memadai.

Kriteria Kelulusan UN 2014

Permendikbud Nomor 97 Tahun 2013 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik Dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional, dapat diunduh pada lampiran di bawah ini

Lampiran :

Permendikbud Nomor 97 Tahun 2013

POS UN 2013/2014

Prosedur Operasi Standar

Penyelenggaraan Ujian Nasional

Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan Serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket B/Wustha, Program Paket C, Dan Program Paket C Kejuruan

Tahun Pelajaran 2013/2014

Lampiran :

POS UN Tahun Pelajaran 2013-2014.pdf

Model Raport SMK Kurikulum 2013

Akhirnya SK yang ditunggu muncul juga SK Dirjen No. 781/D/KP/2013 tentang Bentuk dan Tatacara Penyusunan Laporan Pencapaian Kompetensi Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan/ Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) tanggal 29 Oktober 2013 ditanda tangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menangah Prof. Dr. Ir. Ahmad Jazidie, M.Eng.

Disandingkan dengan rekannya model Raport SMA (sesuai dengan SK Dirjen Dikmen No. 717/D/Kep/2013) ada beberapa perbedaan. Pertama dari nama: Rapor SMA Kurikulum 2013 bernama Laporan Capaian Kompetensi Peserta Didik, sedangkan untuk SMK/MAK nama Laporan Pencapaian Kompetensi Peserta Didik. Kedua pada halaman sampul SMA/MA dicantumkan nama peserta didik dan nomor induknya, sedangkan SMK/MAK hanya mencantumkan nama peserta didik saja. Ketiga pada petunjuk penggunaan SMA hanya mencantumkan petunjuk penggunaan sedangkan SMK/MAK mencantumkan Keterangan Nilai Kuantitatif dan Nilai Kualitatif. Empat pada lembaran nilai raport SMA/MA pada kolom nilai sikap ditulis SIKAP SPIRITUAL DAN SOSIAL (KI-1 dan KI-2) sedangkan untuk Raport SMK/MAK mencantumkan SIKAP SOSIAL dan SPIRITUAL. Lima pada lembaran catatan prestasi Rapor SMA/MA mencantumkan keterangan prestasi sedangkan Raport SMK/MAK membagi dalam Prestasi Kurikuler, Ekstra Kurikuler dan Catatan Khusus Lainnya.

Tetapi ada satu perbedaan yang penting yaitu pada pola nilai pada model raport SMA tidak mencantumkan tabel nilai tapi contoh yang diberikan sepeti pada gambar di bawah ini