Simpel PAS

Home » Posts tagged 'Laporan Capaian Kompetensi'

Tag Archives: Laporan Capaian Kompetensi

Simpel Teach K-13

Simpel Teach K-13 merupakan generasi lanjutan dari Simpel Teach X-3 v ersi terakhir yang digunakan di KTSP. Simpel Teacj K-13 sepenuh digunakan dalam rangka mendukung implementasi kurikulum 2013 di kelas dan sekolah yang dilaksanakn oleh guru, peserta didik, dan stakeholder lainnya.

menu utama

Datang dengan style baru bernuansa windows 8 …. Fasilitas yg disediakan sebagaimana versi sebelum tampil di menu utama secara keseluruhan. Fasilitas terbagi dalam 3 bagian besar, yaitu input, proses dan output.

Secara keseluruhan menu Simpel Teach K-13 sebagai mana berikut :

  1. Standar Isi Kurikulum 2013
  2. SKL-KI-KD Kurikulum 2013
  3. Kalender Akademik yg dinamis
  4. Konversi nilai 1-100 ke 1-4 yang dinamis dan interaktif
  5. Pengaturan peserta didik dan mata pelajaran yg lengkap
  6. Analisis SKL-Ki-KD yg mudah diilakukan
  7. Program Tahunan
  8. Program Semester
  9.  Jadwal Mengajar
  10. Rancangan Penilaian
  11. RPP dapat dibuat dengan mudah
  12. Proses absensi yg mudah dilakukan
  13. Proses penilaian autentik berbasis ICT – otomatis nilai – otomatis deskripsi – mulai dari nilai dasar berdasarkan intrumen penilaian dan instrumen obervasi
  14. Pencatatan agenda mengajar yg interaktif dan lengkap
  15. Membantu pembuatan kisi-kisi soal dengan mudah
  16. Preview nilai yg lengkap – memudahkan komunikasi dg orang tua, sekolah dalam proses penilaian peserta didik
  17. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan dapat dilakukan dengan mudah dengan bantuan instrumen yg lengkap …..

Preview Fasilitas.

UH Praktek UH 1 RPP prota Prosem Penilaian Menu Rancangan Penilaian menu porto Menu pekan Efektif menu mapel menu Kurikulum menu konversi menu kisi-kisi Menu Kalender menu jilid menu datasiswa K-13 Menu Analisis Materi Menu Analisis Indikator menu aktivasi teach K-13 menu agenda mengajar menu absensi jadwal mengajar deskrtipsi

Advertisements

Materi Diklat Implementasi Kurikulum 2013

Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 telah selesai dilaksanakan, pemahaman masing-masing instruktur nasional, guru inti,kepala sekolah dan guru sasaran tidak semuanya sama. Beberapa persepsi yang berbeda mengalir di sekolah masing-masing. Kondisi ini sedikit banyak menimbulkan beberapa pertanyaan yang tidak bertepi dan dapat menjadi resistansi berkelanjutan terhadap implementasi Kurikulum 2013. Dalam kesempatan ini saya mencoba membuat resume atas beberapa pertanyaan yang berkembang selama ini, dimana saya mulai dengan memberikan gambaran konsep inti Kurikulum 2013 diantaranya :

  • Bahwa Proses pembelajaran menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap, pengetahuan, dan keterampilan dan hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi
  • Ranah sikap menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu mengapa”.
  • Ranah keterampilan menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu bagaimana”.
  • Ranah pengetahuan menggamit transformasi substansi atau materi ajar agar peserta didik “tahu apa.”
  • Dimana hasil akhirnya adalah peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills) dan manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills) dari peserta didik yang meliputi aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

 

Kurikulum 2013 menekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah. Pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam pembelajaran sebagaimana dimaksud meliputi mengamati, (Observing) menanya (Questioning), menalar (Associating) , mencoba (Experimenting) membentuk jejaring (Networking) untuk semua mata pelajaran.

Dengan demikian Implementasi Kurikulum 2013 disekolah SMA/SMK yang benar-benar murni menggunakan Kurikulum 2013 hanya 3 Mata Pelajaran yaitu Matematika, Sejarah Indonesia dan Bahasa Indonesia. Selain ke 3 Mata Pelajaran tersebut sekolah MASIH TETAP menggunakan KTSP namun dengan Pendekatan Ilmiah (Scientific Approach) dan Integrasi Ke-3 Ranah..

Jadi yang perlu serius digarap oleh sekolah sekarang ini baik yang menjadi sekolah sasaran atau tidak, adalah mengubah paradigm guru untuk mengadopsi model pembelajaran menuju kearah penguatan sikap, ketrapilan dan pengetahuan yang terintegrasi dengan Scientific Approach terhadap mata pelajaran masing.-masing dengan mulai melakukan perubahan pada Silabus dan RPP yang ada di KTSP serta mengimplementasikan dalam pembelajaran di kelas.

Khusus untuk SMK, salah satu acuan baku yang bisa dipakai pegangan dalam Implementasi Kurikulum 2013 adalah Permendikbud 70/2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MA Kejuruan. Pada Permen ini tertuang mata pelajaran dari Kelompok A, B dan C (C1). Masalah mulai timbul, karena beberapa sekolah sudah harus menyusul Jadwal Pelajaran 1 Tahun, sedangkan Kelomok C2 dan C3 belum ada tertulis matapelajaran apa yang harus diajarkan. Untuk diketahui Kelompok C (Peminatan) berisi C1 (Kelompok Mata Pelajaran Dasar Bidang Keahlian), C2 (Kelompok Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian) dan C3 (Kelompok Mata Pelajaran Paket Keahlian). Khusus Kelompok C2 dan C3 akan ditetapkan oleh Direjn Pendidikan Menengah.

Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk menjadi solusi dalam menyikapi belum keluarnya ketetapan untuk C2 dan C3, dari hasil diklat Implementasi Kurikulum 2013, beberapa inovasi diberikan oleh narasumber diantaranya, pertama sepanjang C2 dan C3 belum ditetapkan maka sekolah dapat mengisinya dengan menggunakan matapelajaran produktif dari KTSP, dan yang kedua adalah memberikan draft struktur yang memang belum ditetapkan untuk dapat digunakan sebagai acuan penyusunan. Kedua solusi itu bagus untuk mempercepat penyusunan jadwal namun mubasir dan melelahkan (terutama perdebatan yang timbul saat penyusunan di tingkat sekolah). Contohnya untuk solusi kedua, dimana dinamikan yang timbul dari penentuan C2, sekarang ini telah ada penambahan mata pelajaran Simulasi Digital 3 jam/minggu untuk klas X, sehingga draft yang ada juga tidak bisa digunakan secara pasti sebelum ditetapkan oleh Dirjen Pendidikan Menengah.

Alternatif yang terbaik adalah menuggu ketetapan yang akan dikeluarkan, karena proses penyusunan sampai dengan silabus telah dilaksanakan di P4TK dan sekarang ini tinggal finalisasi di Direktorat PSMK. Sedangkan untuk menyiasati penyusunan jadwal, maka C3 tidak perlu dibuat dulu, karena matapelajaran ini akan diajarkan Kelas XI, sedangkan C2 dari 48 Jam yang diamanatkan, 30 jam telah ada ditetapkan mapelnya sesuai dengan Pemendikbud 70/2013, tinggal 18 jam yang belum, dimana dengan menggunakan sistem blok 18 jam ini mungkin bisa diletakan di semester genap (semester 2). Untuk materi selain 3 mapel (bahasa indonesia, sejarah indonesia dan metematika), materinya belum disusun dan ditetapkan oleh kemendikbud, maka materi masih menggunakan KTSP dengan perubahan paradigma pada model pembelajarannya yaitu Integrasi 3 ranah dan Scientific Approach.

Berikut Power Point Untuk Pendalaman Immplentasi Kurikulum 2013

No. Kelompok Mata Pelajaran Materi Unduh
1. Umum Umum Perubahan Mindeset ( Rhenald Kasali) Unduh
2. Umum Umum Perubahan Minset Unduh
3. Umum Umum Rasional Kurikulum 2013 Unduh
4. Umum Umum  Elemen Perubahan Kurikulum 2013 Unduh
5. Umum Umum SKL KI-KD Unduh
6. Umum Umum Strategi Implementasi Kurikulum Unduh
7. Umum Umum Konsep Pendekatan Scientific Unduh
8. Umum Umum Project Base Learning Unduh
9. Umum Umum Problem Base Learning Unduh
10. Umum Umum Discovery Learning Unduh
11. Umum Umum Konsep Penilaian Autentik pada Proses dan Hasi Unduh
12. Umum Umum Anaslisi Buku Guru dan Siswa Mapel Unduh
13. Umum Umum Analisis Buku Guru dan Siswa Tematik Unduh
14. Umum Umum Rambu Rambu Penyusunan RPP Unduh
15. Umum Umum Rambu-Rambu Penyusunan RPP Tematik Unduh
16. Umum Umum Panduan Tugas Telah RPP Unduh
17. Umum Umum Panduan Tugas Analisis Rancangan Penilaian Unduh
18. Umum Umum Strategi Pengamatan Tayangan Video Unduh
19. Umum Umum Praktik Pembelajaran malalui peer Teaching Unduh
20. SD Tematik Konsep Pembelajaran Tematik Terpadu Unduh
21. SD Tematik Implementasi Tematik Terpadu Unduh
22. SD Tematik Contoh Implmentasi Pendekatan Scientific Unduh
23. SD Tematik Analisis Buku Guru dan Siswa Tematik Unduh
24. SD Tematik Rambu-Rambu Penyusunan RPP Tematik Unduh
25. SMP Bahasa Indonesia Contoh Pendekatan Scientific Bahasa Indonesia Unduh
26. SMP Bahasa Indonesia Contoh Penilaian Autentik Bahasa Indonesia Unduh
27. SMP Bahasa Indonesia Konsep Pendekatan Scientific Unduh
28. SMP Bahasa Inggris Konsep Pendekatan Scientific Unduh
29. SMP Bahasa Inggris Konsep Penerapan Scientific Unduh
30. SMP Bahasa Inggris Konsep Penilaian Autentik Unduh
31. SMP Bahasa Inggris Contoh Penerapan Unduh
32. SMP IPA Konsep Pembelajaran IPA Terpadu Unduh
33. SMP IPA Peneapan Pendekatan Scientific Unduh
34. SMP IPA Conoth Penerapan Penilaian Autentik Unduh
35. SMP IPS Konsep IPS Terpadu Unduh
36. SMP IPS Contoh Pendekatan Scientific Unduh
37. SMP IPS Contoh Penilaian Autentik Unduh
38. SMP Penjasorkes Contoh Pendekatan Scientific Unduh
39. SMP Penjasorkes Contoh Penilaian Terpadu Unduh
40. SMP PPKN Contoh Penilaian Autentik Unduh
41. SMP PPKN Contoh Pendekatan Scientific Unduh
42. SMP Prakarya Contoh Penilaian Autentik Unduh
43. SMP Prakarya Contoh Pendekatan Scientific Unduh
44. SMP Seni Budaya Contoh Penilaian Autentik Unduh
45. SMP Seni Budaya Contoh Pendekatan Scientific Unduh
46. SMA Bahasa Indonesia Contoh Penilaian Autentik Unduh
47. SMA Bahasa Indonesia Contoh Pendekatan Scientific Unduh
48. SMA Matematika Contoh Penilaian Autentik Unduh
49. SMA Matematika Contoh Pendekatan Scientific Unduh
50. SMA Sejarah Contoh Penilaian Autentik Unduh
51. SMA Sejarah Contoh Pendekatan Scientific Unduh

Sumber : I Gusti Made Ardana (PPPPTK BMTI Bandung – http://widyaprima.psmk.net/)   dari  http://ibnufajar75.wordpress.com

Raport SMA Kurikulum 2013

Simpel RAPORT adalah sistem penilaian dan laporan capaian kompetensi peserta didik berbasis komputer.  Program ini dirancang menggunakan program Microsoft Excel dan bisa bekerja dengan bantuan Microsoft Excel 2007 ke atas. Program ini merupakan solusi bagi guru, wali kelas dan sekolah dalam mensikapi implementasi Kurikulum 2013 Revisi 2017 di sekolah. Berbagai kesulitan yang dialami oleh guru terutama dalam pengolahan ini dapat teratasi.

Program ini sangat membantu guru dalam melaksanakan penilaian hasil belajar Kurikulum 2013. Dengan program ini guru hanya menginput nilai harian, uts dan uas maka pengolahan nilai sudah dapat dilaksanakan.  Perhitungan nlai akhir tidak perlu dilakukan oleh guru tapi dikerjakan oleh Simpel Raport sekaligus pembuatan catatan deskripsi capaian kompetensi. Wali kelas tidak perlu repot mengolah leger, menghitung rata-rata, mencari peringkat kelas, menulis raport dll – semua sudah dilakukan dan dikerjakan dengan cepat dan lengkap oleh Simpel Raport. Tenaga tata usaha dan sekolah tidak perlu repot lagi menulis dan menyediakan buku Induk siswa – semua sudah di buatkan dan dikerjakan dengan cepat, mudah dan lengkap oleh Simpel Raport. Inti dengan Simpel Raport pekerjaan yang tadi dikerjakan dengan lama sekarang bisa dilakukan dengan capat. Tadi dikerjakan dengan rumit dan mumet sekarang dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Secara umum Simpel LCK terdiri dari 3 bagian yaitu : Bagian Pengaturan, Bagian Input dan Bagian Cetak. Bagian pengaturan digunakan untuk menyiapkan data master yang akan digunakan oleh seluruh menu dan fasilitas yang ada di Simpel LCK. Bagian Input adalah bagian atau menu untuk memasukan data pengolahan nilai yang digunakan di LCK. sedangkan bagian Cetak adalah bagian yang digunakan untuk mencetak Leger, cetak buku induk dan cetak raport.

Bagian Pengaturan dan Penyiapan Data Awal

Bagian Pengaturan terdiri dari 7 bagian, yaitu :

  • Data Sekolah : untuk melengkapi dan mengatur data sekolah yang akan digunakan pada seluruh menu dan fasilitas;
  • Data Kelas : untuk melengkapi dan mengatur data kelas, data wali kelas, data kepala sekolah serta penanggalan raport;
  • Data Kurikulum : mengatur Struktur Kurikulum yang terdiri dari Mata Pelajaran Wajib yang dikelola dalam pembelajaran di kelas;
  • Aturan Kenaikan kelas : mengatur syarat kenaikan kelas;
  • Data Eksta Kurikuler : digunakan memasukan data nama kegiatan ekskul;
  • Data Peserta Didik : digunakan memasukan data induk dari peserta didik;
  • Peminatan : digunakan memasukan mengatur mata pelajaran lintas minat.
  • Tabel Interval : digunakan mengatut interval nilai predikat.

   

Bagian Input dan Pengolahan Nilai

Bagian Input Nilai Terdiri dari : Nilai Mapel (Pengetahuan dan Keterampilan), Nilai Sikap, Nilai Ekskul, Data Kehadiran, Data Prestasi, Catatan Wali Kelas.

Nilai Pengetahuan dan Keterampilan

Nilai Pengetahuan dan Keterampilan di htung dan di kelola oleh Guru Mata Pelajaran, Wali Kelas sebagai pengelola rapor hanya menginput/memasukan nilai kedalam sistem. Disediakan dua fasilitas untuk memasukan nilai mapel, yaitu dengan Import Nilai dari Guru Mapel hasil olahan nilai dengan Simpel Nilai atau menginput langsung nilai mentah dari guru mapel.

Import Nilai, cukup dilakukan dengan cara : (1) Tentukan posisi semester (2) tentukan mata pelajaran (3) Klik Button IMPORT (4) Pilih file nilai yang disetorkan guru mapel (5) Klik OPEN …. selesai

Nilai Sikap

Deskripsi Sikap spiritual dan sosial merupakan hasil observasi guru mapel, guru BK dan wali kelas. Selanjutnya wali kelas merangkum dan menyimpulkannya menjadi deskripsi sikap. Dalam aplikasi wali cukup memasukan indikator penilaian sikap dan point nilai masing-masing indikator untuk setiap siswa. Program secara otomatis akan mereview dan membuatkan profil sikap sesuai dengan nilai masing-masing indikator.

Nilai Kegiatan Ekstra Kurikuler

Menu ini digunakan untuk menginput semua kegiatan pengembangan diri dalam ekskul yang dilakukan oileh peserta didik selama satu semester. Data ini selanjutnya akan digunakan untuk leger, buku induk dan buku rapor

Data Kehadiran

Menu ini digunakan untuk menginput data ketidak hadiran peserta didik selama satu semester. Data bisa diinput setiap akhir bulan atau akhir semester. Dalam menu ini wali kelas sudah bisa mendeteksi % kehadiran peserta didik, pola pensikapan yang harus dilakukan dalam tiga sekat yang diatur. Misal dibawah 90% kehadiran peringatan 1, dibawah 80% kehadiran peringatan 2 dan dibawah 70% kehadiran peringatan 2. Pola ini dapat dikondisikan sesuai dengan aturan yang berlaku di sekolah.

Data Prestasi

Menu ini digunakan untuk menginput data prestasi peserta didik selama satu tahun berjalan. Data selanjut akan muncul di Leger, Buku Induk dan Buku Rapor

Catatan Wali Kelas

Menu catatan wali kelas digunakan untuk memberikan kesempatan kepada wali kelas memberikan motivasi dan saran dalam proses pembelajaran selanjutnya yang bersifat positif.

Bagian Cetak

Bagian Cetak adalah Bagian akhir dari pengelolaan dan pengolahan pada Sistem Penilaian Kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan autentik. Dibawah ini ditampikan hasil pengolahan nilai dalam bentuk Raport, Buku Induk dan Leger.

Laporan Capaian Kompetensi Peserta Didik – Model Rapor 2013

Berdasarkan Permendikbud No.66 tahun 2013 bahwa Standar Penilaian Pendidikan bertujuan untuk menjamin: (1). Perencanaan penilaian peserta didik sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dan berdasarkan prinsip-prinsip penilaian, (2). Pelaksanaan penilaian peserta didik secara profesional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan (3) Pelaporan hasil penilaian peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif.

Pada prakteknya banyak sekolah yang belum mampu menerapkan standar penilaian yang dilakukan di sekolah sesuai dengan amanat yang tertuang dalam permendikbud tersebut. Banyak sekali kesulitan yang dialami oleh sekolah, mulai dari tingkat pemahaman yang bervariasi, perlakukan teknis yang teramat banyak dan pembuatan laporan yang harus objektif, akuntabel dan informative. Keterbatasan waktu terkadang menjadi alas an dominan.

Perlu upaya yang kreatif dan inovatif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Kurikulum 2013 menghendaki penilaian dilakukan berdasarkan pola teknik penilaian Autentik. Penilaian autentik itu sendiri dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran. Penilaian dilakukan meliputi ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan pada semua mata pelajaran yang diajarkan. Agak berbeda dengan KTSP hanya ada beberapa mata pelajaran yang menilai dengan aspek yang lengkap.

Penilaian autentik juga menilai kesiapan, proses, dan hasil belajar peserta didik secara utuh. Relevansi dengan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran menjadi sebuah keharusan yang dilakukan. Bentuk penilaian autentik antara lain projek dan portofolio.

Pada tataran teknis banyak guru dan sekolah masih merasa kebingungan. Emka productions mencoba membuat sebuah aplikasi sederhana yang nanti akan sangat membantu proses penilaian sesuai dengan yang diamanatkan oleh Kurikulum 2013.

Model Rapor versi Kurikulum 2013 berdasarkan lampiran SK Dirjen Dikmen seperti berikut:

format LCK-1

Berikut ini pembahasan bagaiman proses perhitungan nilai untuk aspek pengetahuan, aspek praktek dan aspek sikap.

1. Penilaian Pengetahuan

Penilaian kompetensi pengetahuan dilakukan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan

Instrumen tes berupa seperangkat butir soal. Soal tes tulis yang sering digunakan di SMA adalah bentuk pilihan ganda dan uraian. Untuk tes lisan perlu disiapkan daftar pertanyaan yang disampaikan secara langsung dalam bentuk tanya jawab. Instrumen penugasan berupa tugas yang dapat dikerjakan secara individual atau kelompok. Instrumen penilaian harus memenuhi kaidah substansi (materi), konstruksi, dan bahasa.

Perhitungan nilai pengetahuan

2. Penilaian Praktek

Penilaian kompetensi keterampilan dilakukan melalui pengamatan kinerja yang meminta peserta didik mendemonstrasikan kompetensi tertentu, melalui praktik, projek, atau portofolio

Instrumen penilaian keterampilan berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Projek adalah tugas yang meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Portofolio merupakan kumpulan karya seseorang dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif integratif.

Perhitungan nilai praktek

3. Penilaian Sikap

Penilaian kompetensi sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri (self assessment), penilaian sejawat (peer assessment), dan jurnal. Instrumen observasi, penilaian diri, dan penilaian sejawat berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Jurnal berupa catatan guru. Rubrik adalah daftar kriteria yang menunjukkan kinerja, aspek yang akan dinilai, dan gradasi mutu.

Perhitungan nilai sikap

Dengan bantuan Simpel LCK yang sedang dikembangkan maka guru tidak perlu repot-repot membuat deskripsi capaian kompetensi pengetahuan, praktek dan sikap. Demikian juga dengan perhitungannya akan secara otomatis dikerjakan oleh program …

Sebagaimana Simpel LHB maka simpel LCK inipun menangani tidak hanya proses perhitungan nilai dan deskripsnya, tetapi juga mengerjakan Leger Nilai lengkap, Buku Induk dan Raport elektronik untuk semua aspek penilaian yang dilakukan pada Kurikulum 2013. Tentunya dengan cepat, mudah dan lengkap dan benar sesuai dengan Juknis yang dikeluarkan oleh Dirjen Dikmen No: 717/D/Kep/2013 tentang model LCK raport SMA dan SMK